Komparasi Model Transformer dan LSTM dalam Prediksi Harga Saham Blue Chip di BEI
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kompleksitas prediksi harga saham berakar dari sifat data runtun waktu keuangan yang fluktuatif dan non-linear. Studi ini menyelidiki bagaimana Long Short-Term Memory (LSTM) dan Transformer merespons variasi panjang sekuens historis dalam meramalkan harga penutupan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), saham blue-chip dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia. Data historis OHLCV dikumpulkan dari Yahoo Finance mencakup periode Januari 2018 hingga Desember 2024. Panjang sekuens divariasikan pada 3, 5, 7, 10, dan 14 hari. Evaluasi menggunakan MAE, RMSE, MAPE, serta Uji Diebold-Mariano untuk mengonfirmasi signifikansi statistik perbedaan kinerja. Hasil eksperimen menunjukkan LSTM mencapai kinerja terbaik pada panjang sekuens 14 hari dengan MAPE 1,23%, sementara Transformer mencapai titik optimal pada panjang sekuens 3 hari dengan MAPE 1,40%. Transformer mengalami penurunan performa yang tajam seiring bertambahnya panjang sekuens, mencapai MAPE 5,26% pada 14 hari. Sebaliknya, LSTM menunjukkan performa yang stabil di seluruh variasi panjang sekuens. Perbedaan ini berkaitan dengan cara kerja masing-masing model dalam mengolah data historis. LSTM yang membaca data secara bertahap cenderung dapat mengumpulkan informasi dari sekuens panjang, sedangkan Transformer yang membandingkan semua data sekaligus justru tidak menunjukkan hal yang sama saat jumlah data bertambah. Temuan ini menegaskan bahwa pada dataset finansial dengan ukuran terbatas, pemilihan model dan panjang data historis harus disesuaikan secara hati-hati karena tidak semua arsitektur diuntungkan oleh penambahan data.
##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis, dan penulis mengakui bahwa Jnanaloka sebagai pihak yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution (CC BY). Lisensi ini mengijinkan untuk, Berbagi yakni menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun; dan Adaptasi yakni menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi iniuntuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial dengan ketentuan Atribusi
Cara Mengutip
Referensi
M. S. Larasati, T. Astuti, and S. Ambarwati, “Determinan Volatilitas Harga Saham,” Relev. J. Ris. Akunt., vol. 1, no. 2, pp. 73–82, 2021, doi: 10.35814/relevan.v1i2.2262.
Z. S. Qatrunnada, “Faktor Yang Mempengaruhi Volatilitas Return Saham di Indonesia: Perusahaan LQ45,” Owner, vol. 8, no. 3, pp. 2441–2451, 2024, doi: 10.33395/owner.v8i3.2121.
M. Marwondo and T. Hidayah, “Perbandingan Algoritma Long Short-Term Memory (LSTM) dan Gated Recurrent Unit (GRU) Untuk Prediksi Harga Emas Dunia,” In Search, vol. 21, no. 2, pp. 230–239, 2023, doi: 10.37278/insearch.v21i2.600.
Nurul Mutiara Fadzriani Hazsanah, “Analisis Perbandingan Model Long Short term Memory dan Transformer Untuk Prediksi Saham Bri,” 2024.
D. K. H. PUTRA, “Analisis Perbandingan Model Prediksi Harga Saham melalui Pendekatan Long-Short Term Memory (LSTM) Dan Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) (Studi Kasus: Alfamart dan Alfamidi),” SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TERPADU NURUL FIKRI Analisis, 2024.
J. Li, “A Comparative Study of LSTM Variants in Prediction for Tesla’s Stock Price,” BCP Bus. Manag., vol. 34, pp. 30–38, 2022, doi: 10.54691/bcpbm.v34i.2861.
Y. C. Tjen, “Peramalan IHSG dengan Metode ARIMA-GARCH dan LSTM pada Periode Sebelum, Masa, dan Sesudah COVID-19,” UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA, 2025.
T. Fischer and C. Krauss, “Deep learning with long short-term memory networks for financial market predictions,” Eur. J. Oper. Res., vol. 270, no. 2, pp. 654–669, 2018, doi: 10.1016/j.ejor.2017.11.054.
A. Vaswani et al., “Attention Is All You Need,” Aug. 2023, doi: 10.48550/arXiv.1706.03762.
R. Chaudhary, “Advanced Stock Market Prediction Using Long Short-Term Memory Networks : A Comprehensive Deep Learning Framework,” 2025, doi: https://doi.org/10.48550/arXiv.2505.05325.
A. Zeng, M. Chen, L. Zhang, and Q. Xu, “Are Transformers Effective for Time Series Forecasting ?,” 2023, doi: https://doi.org/10.1609/aaai.v37i9.26317.
K. Jang, S. Han, K. Wang, and H. Yun, “Sensitivity of Transformer-Based PM 2 . 5 Forecasting to Input Sequence Length,” pp. 4–5, 2026, doi: https://doi.org/10.5194/egusphere-egu26-3690.
A. Azlan, Y. Yusof, M. Farhan, and M. Mohsin, “Determining the impact of window length on time series forecasting using deep learning,” Int. J. Adv. Comput. Res., vol. 9, no. 44, 2019, doi: 10.19101/IJACR.PID77.